Kehidupan ini memang melelahkan. Pekerjaan satu selesai, pekerjaan yang lain datang. Bahkan terkadang pekerjaan yang satu belum selesaai, pekerjaan yang lain sudah datang. Kalau kita tidak bisa memenej-nya maka kita akan kewalahan. Maka tidak ada orang hidup yang terlepas dari pekerjaan. Kalau tidak ada pekerjaan namanya orang mati… hee.. Hee…

Oleh karena itu seorang ulama pernah mengngkapkan kalimat yang luar biasa:

الواجبات أكثر من الأوقات

Artinya: Kewajiban itu sangat banyak dari waktu yang ada.

Jadi kita harus memenej waktu agar tubuh kita yang merupakan karunia ALLAH ini tidak mudah letih, cape, bahkan sakit. Subhanallaah… Walaupun sesungguhnya keletihan dan sakit itu merupaka sunnatullah untuk mengistirahatkan tubuh kita.

Sunnatullah itu hari ini terjadi pada saya. Tubuh terasa tidak enak. Kepala pusing. Tenggorokan sakit. Tapi aktivitas harus terus berjalan. Ingin berobat tapi ingat pesan istri agar jangan sering-sering (tergantung) dengan minum obat-obat kimia. Langsung saya berfikir untuk mengatasinya dengan obat herbal. Memang biasanya saya mengkonsumsi habbatusauda. Namun karena sudah habis akhirnya saya teringat akan hadit Rasulullah yang menjelaskan kepada kita tentang tiga hal dalam berobat, yaitu: dengan madu, hijamah (bekam), dan besi panas. Tapi Rasulullah melarang dengan besi panas. Akhirnya saya niakan berobat dengan minum madu. Perlu dingat bahwa, kedoteran ala nabi memang berbeda dengan ilmu medis para dokter pada umumnya. Kedokteran nabi bersifat pasti serta bernilai kedokteran Ilahi yang berasal dari wahyu.

Setelah bertanya kepada “Om Google” tentang madu, ternyata madu banyak mengandung manfaat, di antaranya adalah:

  1. Mudah dicerna, hal ini disebabkan molekul gula pada madu dapat berubah menjadi gula lain (misalnya  fruktosa menjadi glukosa), sehingga madu mudah dicerna oleh perut yang paling sensitif sekalipun, walaupun memiliki kandungan asam yang tinggi;
  2. Untuk mengurangi kadar kolesterol tubuh;
  3. Membersihkan kotoran yang terdapat pada usus, pembuluh darah, dan yang lainnya;
  4. Menetralisir kelembaban tubuh baik dengan cara di konsumsi atau di oleskan;

Semoga teman-teman yang sakit maupun yang sehat, kita dapat mengikuti sunnah nabi yang mungkin sudah terlupakan, yaitu minum madu. Sesuatu yang diungkapkan oleh seorang yang agung nabi Muhammad SAW pada 14 abad yang lalu. Semoga catatan harian ini menjadi manfaat buat semua. Aamiin…

Filed under: Tsaqofah

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!