abdillahmt.com-carapembuatanpasporAlhamdulillah beberapa bulan lagi Insya ALLAH rencana akan melakukan tugas ke luar negeri. Maka dari sekarang wajib mempersiapkan segala hal yang berhubungan dengan rencana tersebut. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah membuat paspor. Inilah pertama kalinya saya harus tahu cara membuat paspor. Hal yang pertama yang saya lakukan adalah bertanya pengalaman teman-teman yang sudah pernah membuat paspor dan “bertanya” mbah Google bagaimana cara bikin paspor.

Oleh karena itu, catatan harian abdillahmt kali ini akan share tips dan cara pembuatan paspor sebagai berikut:

  1. Tentukan apakah Anda akan membuatnya sendiri atau melalui biro jasa. (tidak ada perbedaan dan perlakuan khusus di Kantor Imigrasi antara pengurusan dengan biro jasa dengan mengurus sendiri);
  2. Saat Anda akan membuat sendiri, tentukan apakah  membuat paspor online atau mendaftar secara langsung di kantor imigrasi (Kanim). Saya sarankan Anda mendaftar terlebih dahulu secara online karena Anda bisa langsung membayar, pengambilan foto, dan wawancara;
  3. Jika bikin paspor online, maka anda mendaftar terlebih dahulu di Website Imigrasi. KLIK DI SINI
  4. Setelah Anda mengisi informasi pemohon secara online dengan lengkap maka Anda akan menerima “Tanda Terima Pra Permohonan” yang berisi data Anda dan jadwal kapan Anda harus ke Kanim. Silahkan Anda print sebagai bukti pendaftaranAnda. Langkah ini tidak perlu dilakukan jika Anda mendaftar secara langsung di Kanim;
  5. Pada jadwal yang ditentukan silahkan Anda datang ke Kanim dengan membawa syarat membuat paspor, yaitu: Tanda Terima Pra Permohonan (jika mendaftar secara langsung Anda akan diminta mengisi formulir), KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah, Ijazah terakhir, dan surat rekomendasi dari pimpinan/perusahaan (di bawa asli dan foto copy);
  6. Saya sarankan Anda hadir di Kanim sepagi mungkin (Saya sampai ke Kanim jam 07.30 dapat antrian untuk penyerahan berkas no. 31 dan antrian pembayaran serta foto dan wawancara no. 277) karena pengambilan nomor antrian dibuka pagi s.d. jam 11.00 WIB setelah itu pengambilan nomor antrian di tutup. Untuk Kanim Kelas I Khusus Jakarta Selatan setiap harinya melayani tidak kurang dari 900 orang;
  7. Selanjutnya Anda tinggal menunggu panggilan petugas. Antrian pertama adalah penyerahan dan verifikasi berkas, kedua adalah pembayaran sebesar Rp. 255.000,-, ketiga adalah pengambilan foto dan wawancara;
  8. Karena antrian yang begitu banyak dan sangat melelahkan, saya sarankan Anda niatkan untuk tidak mengagendakan acara lain. Karena jika Anda tinggalkan antrian kemudian saat dipanggil Anda tidak ada di tempat maka Anda diminta mengambil nomor antrian baru (jika masih ada) atau kembali mengantri lagi keesokan harinya. Selain itu silahkan mengisi waktu Anda dengan hal yang bermanfaat atau bawalah tab/laptop/buku bacaan/makanan ringan/dll agar tidak bosan. Tersedia Free WiFi di Kanim Kelas I Khusus Jakarta Selatan;
  9. Untuk pengambilan foto, dilarang memakai softlens, memakai baju atau jilbab putih, memakai kaos, dan memakai anting bagi laki-laki.

———————————

Baca juga: Jika Umur 60 Tahun

Tagged with:

Filed under: KisahPengetahuan UmumTsaqofah

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!